Al-Qur`an

Monday, October 22, 2018

Rekan bicara

Pada setiap tahap kehidupan kita memerlukan seorang rekan bicara. Mengenai keseharian kita, yang mungkin topik ini biasa-biasa saja. Kita ingin sekali untuk menceritakan, menumpahkan perasaan dalam bercerita. Memiliki seseorang yang dapat diajak bicara membuat kita seakan-akan penting atau setidaknya dihargai. Seberapa biasanya pun cerita tersebut dalam keseharian kita, hal ini akan menjadi luar biasa apabila memiliki seseorang. Siapapun orang tersebut, setidaknya yang telah kita kenal, apalagi kenal dengan dekat seakan-akan telah membantu kita dengan mendengarkan cerita dari kita. Peran ini tidak bisa diabaikan begitu saja, kehadirannya diperlukan. Baik di tempat atau konteks yang berbeda. Rekan bicara ini ternyata ada dalam berbagai situasi, maupun bidang kehidupan.

Thursday, October 04, 2018

Perubahan

Suatu keadaan memerlukan perubahan apabila hal itu dirasakan perlu oleh orang yang merasakannya, atau ketika lingkungan dirasakan perlu untuk melakukan perubahan untuk mendukung individu yang berada di dalamnya untuk melakukan perubahan. Apabila mendesaknya keperluan tidak ada, maka perubahan itu dirasakan tidak diperlukan. Karena suatu hal maka perubahan dirasakan perlunya. Suatu sebab.

Friday, June 01, 2018

Area

Ketika anda sedang berkonsentrasi pada suatu arah, manakah yang kemungkinan memberikan gangguan pada area sebelah kiri atau kanan dari pandangan.

Kebalikan

Apakah keadaan seseorang yang ditampilkan di luar/masyarakat berbeda dengan ketika berada di dalam/keluarga. Kebutuhan yang tidak terpenuhi di dalam maka akan dicari atau terpenuhi di luar. Sehingga seseorang agak bisa 'berbeda' antara ketika berada di dalam dan di luar. Apakah seseorang mencari pemenuhan di luar untuk sesuatu yang tidak diperoleh di dalam, atau seseorang sudah merasa puas dengan pemenuhan di dalam sehingga tidak perlu atau tidak ingin untuk mencari di luar.

Keahlian

Setiap orang memiliki keahlian masing-masing karena itu terdapatlah hubungan antara satu dengan yang lain atas dasar kebermanfaatan. Saling melengkapi dan unik mengisi kebutuhan dari masing-masing individu. Keahlian ini spesialisasi, terkait dengan yang dimiliki seseorang.

Lapisan

Setiap suatu pernyataan, atau keadaan terdapat lapisan-lapisan yang kadang tidak dapat terlihat dengan jelas dasar apa yang ada di bawahnya. Sesuatu itu perlu untuk kita telaah, atau tunggulah ada apakah dasarnya tersebut.

Sunday, April 22, 2018

Mengubah

Apabila kita ingin mengubah sesuatu cara apakah yang seharusnya kita lakukan. Ketika kita mengeluarkan suara ketika melihat sesuatu tidak seperti yang kita inginkan. Ternyata hal itu masih saja berlangsung, dan berpengaruh terhadap keadaan orang lain. Maka sebenarnya hal apa yang sebaiknya kita lakukan. Memberikan suatu contoh mungkin adalah hal yang baik. Walaupun dengan keadaan yang seperti pasif. Ternyata ada hal-hal baik yang dapat ditemukan dari hal-hal sederhana. Hal-hal kecil yang kita kira efeknya pun tidak seberapa. Ketika hal-hal tidak sesuai dengan yang kita harapkan bolehkah kita memakai cara memberikan suatu hal yang berkesan harus terhadap orang tersebut. Karena pada suatu saat saya menyadari ada faktor h didalamnya. Dimana orang tersebut telah memiliki dasar pengetahuan mengenai apa-apa hal yang baik, tetapi kenyataannya kita memerlukan faktor h tersebut. Menyebabkan suatu pilihan terhadap faktor s, sebenarnya merupakan cara yang baik, untuk tidak terlalu berkeras menyelesaikannya segera. Karena apapun yang kita lakukan ada faktor h juga didalamnya. Menyebabkan kita lebih menyerahkan hasilnya tidak bergantung pada individu.

Monday, April 16, 2018

Aktivasi


Dalam tubuh kita, terdapat kelenjar yang berfungsi menghasilkan hormon-hormon tertentu yang dapat membangkitkan berbagai macam emosi. Semisal, setelah berbincang dengan kakak saya, bahwa setelah memakan makanan tertentu, semisal coklat, akan menghasilkan sensasi kebahagiaan, dari terpicunya hormon Dopamin dengan kandungan zat didalamnya. Saya berpikir, sebenarnya tubuh kita pun dapat menghasilkan hormon serupa secara otomatis, tanpa perlu asupan dari luar tubuh kita untuk mengaktifkannya. Semisal kegiatan bersilaturahmi atau berbicang dengan keluarga pun akan menghasilkan yang saya pikir serupa efeknya bahkan mungkin lebih hebat lagi. Atau ketika kita membayangkan kejadian yang membahagiakan saja, tanpa bertemu dengan stimulus atau kejadian yang sebenarnya, akan menghasilkan efek yang serupa bahkan lebih hebat lagi. Tubuh kita sudah sangat lengkap sekali, sebenarnya kita bisa mengaktifkan berbagai hormon tersebut tanpa adanya konsumsi substansi-substansi yang berasal dari luar tubuh kita.
Contoh yang sebelumnya telah disebutkan adalah substansi yang umum dan tidak berbahaya semisal coklat, lalu bagaimana keadaannya sekarang banyak substansi yang dikonsumsi semisal rokok, untuk menghasilkan suatu emosi tertentu pada penggunanya, yang akhirnya kemudian menimbulkan ketergantungan. Bahkan dalam waktu berkepanjangan akan memicu penyakit tertentu. Atau dalam contoh sebelumnya yaitu coklat, ketika seseorang memakannya ketika masa yang tidak stabil semisal depresi, mungkin dapat menimbulkan konsumsi yang tidak terkontrol dan berlebihan, yang akhirnya menimbulkan obesitas.
Bagaimana mengaktifkan potensi yang ada pada diri kita tanpa harus ketergantungan dengan substansi yang ada di luar tubuh kita. Potensi yang ada pada diri kita tersedia kapan saja. dan tidak membutuhkan sesuatu apapun untuk mendapatkannya, kita telah memilikinya dengan sendirinya. Tapi sayangnya potensi ini sering tidak kita sadari, karena potensi ini tidak berwujud. Karena itu kita lebih sering terbiasa dengan substansi berwujud yang ada di luar tubuh kita, untuk membangkitkan potensi ini.

Penyaluran

Suatu emosi perlukah kita untuk menyalurkannya. Apabila tidak tersalurkan apakah itu akan mengendap dan menyebabkan sesuatu. Atau apakah kita perlu suatu emosi lagi untuk melawannya. Apakah ini akan menggunung, dan kemudian kita tinggal menunggu kapankah akan diluapkan. Perlukah suatu kegiatan untuk menyalurkannya sesuai dengan emosi itu, atau, atau...

Saturday, March 10, 2018

Saturday, February 24, 2018

Energi

Setiap orang orang memiliki jumlah energi tertentu yang terdapat di tubuhnya. Energi tersebut terbatas. Untuk pemakaiannya setiap orang dihadapkan dengan pilihan yang berbeda, dimana ketika pilihan itu telah ditetapkan, penggunaannya untuk hal lain akan habis. Tentukanlah akan dipergunakan untuk apakah energi itu. Walau kita ingin mempergunakan energi itu untuk hal yang berbeda, ternyata energi itu akan lebih maksimal pada pilihan awal yang utama.

Teknologi

Setiap zaman memiliki teknologi tertentu. Dengan teknologi yang pada mulanya sederhana sejalan dengan awal peradaban manusia. Hidup manusia dahulu masih banyak yang dilakukan secara manual. Waktu banyak dihabiskan untuk hanya melakukan suatu kegiatan, bagi orang yang di zaman sekarang dapat dilakukan mungkin dengan cepat. Hidup dahulu masih banyak yang harus diatasi dengan beban yang tidak sedikit membentuk manusianya menjadi manusia yang terbiasa dengan beban. Lalu di masa kemudian muncullah teknologi-teknologi baru yang sifatnya memudahkan manusia. Apakah dengan kemudahan tersebut menjadikan mereka manusia yang menginginkan kemudahan. Suatu cita-cita yang mungkin dicetuskan pada penemuan teknologi produk. Kemudahan, Informasi yang berlimpah, kecepatan komunikasi. Terbentuklah manusia-manusia yang merupakan generasi baru yang berbeda dari pendahulunya. Apakah generasi pendahulu lebih baik dari generasi kemudian atau sebaliknya. Manusia yang hidup didalamnya mau tidak mau hidup selaras dengan teknologi terdorong membentuk manusia yang berbeda dengan dahulu. Kenapa kita bisa melakukan ini di zaman sekarang karena teknologi, kenapa kita bisa melakukan itu di zaman sekarang karena teknologi. Mudah-mudahan ke arah yang lebih baik.
Manusia yang berubah menjadi lebih baik, karena teknologi mendorongnya untuk berbuat demikian.