Al-Qur`an

Tuesday, June 20, 2006

Ya diri ini bukan makhluk titisan dari langit yang tidak mempunyai salah kita hanya berasal dari tanah..tempat kita berpijak di bumi ini. Kita bukan orang suci yang nyasar ke bumi. Karena itu kita merasa paling baik. Tapi kita memang makhluk mulia dibandingkan makhluk2 lain yang diciptakan oleh 4JJI, karena itulah kita diberikan akal. Jangan bandingkan diri kita dengan anjing atau tikus untuk melihat tingkah laku mereka lalu kita disamakan dengan mereka. Kita diberikan agama untuk memanusiakan manusia. Untuk menjadi seorang manusia ternyata susah juga ya. Ketika kita telah jauh dari agama apa bedanya kita dengan binatang atau hal2 semacamnya. Lihat saja orang-orang yang gila na'udzubillah min dzalik. Entahlah hal itu terjadi karena telah berputus asa dari rahmat 4JJI, penyakit (karena putusnya salah satu syaraf), atau karena merasa musibah yang diberikan sudah melewati batas kemampuannya. Itu semua sebenarnya tidak ada pikiran manusia-lah yang mengada-ada, rahmat-Nya luas..tidak terhingga~, musibah dan ujian-Nya sudah ditentukan kadarnya tentu sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Ya manusia adalah makhluk super..kadang kita mengeluarkan kemampuan yang tidak disadari kekuatannya luar biasa sebelum mendapatkan ujian.
Ya 4JJI jauhkanlah aku dari hal2 negatif yang disebut di atas. Dengan berpegang teguh pada Islam sebagai rahmatan lil a'lamin, kita telah menjadi manusia seutuhnya...ustadz juga manusia, selebriti juga manusia, sampai rocker juga manusia. Ya mereka semua mengaku sebagai manusia dan ingin diakui sebagai manusia. Tetapi manusia juga manusia. Nah definisinya udah mulai lebih dalem. Manusia bukan sembarang manusia karena namanya manusia, tentu harus dibedakan dengan hewan, tumbuhan, gunung, batu, bintang, bulan, air, api, dan ciptaan 4JJI yang lainnya. Ya manusia yang mulia yang apabila kita melihat representasi manusia yang sebenarnya di bumi ini pun terasa kesejukan di hati. Tanda bahwa ini merupakan manusia yang menempuh jalan kebenaran-manusia sebenarnya-. Berbeda dengan manusia yang suka dengan dugem(dunia gemerlap), berpakaian nyaris *********seperti tidak berpakaian, kelakuan semau gue...asal gue suka, bergaul-menembus batas-...waah gawat ini. Kita ingin disebut sebagai manusia, tetapi kadang kelakuan kita tidak layak untuk disebut sebagai manusia. Manusia, human, urang, naon weh bahasana. Menjadi manusia itu susah..ya memang susah.., tapi bukan berarti sekarang ini kita bukan manusia loh..aku kan gak bilang gitu. Ya yang merasa..silahkan..yang tidak juga silahkan. Tafadhol.

No comments: