Al-Qur`an

Wednesday, November 08, 2006

13.30
Hari ini giliran saya mengajar..4 November 06
Mengajar privat..tidak..tapi mengajar untuk adik-adik asuh
Janjian dulu di MUI jam 13.00 untuk mengambil modul dan astaghfirullah..

dasar.. aku malah terlambat 1/2 jam dimaklumi aku berangkat dari Cikarang saja dengan waktu yang mepet -dipepet-pepetin.^_^

Komitmen seseorang bisa berubah sejalan waktu please someone help me to remember the commitment that I made in 20th years.

Shalat dzuhur dulu sehabis perjalanan yang cukup melelahkan Cikarang-Depok.
Panasnya udara siang hari menambah kerinduan untuk merasakan sejuknya air wudhu yang membasuh dosa-dosa saya..
Ternyata saya bertemu partner mengajar saya, dia juga baru akan melaksanakan shalat dzuhur..
Tawa pun melebur antara kita..
mungkin menertawakan keterlambatan kita, atau juga ketertidaksengajaan kita bertemu di tempat yang "strategis" ini..
Hah..udara bahagia mulai meruak di sekitarku secara perlahan
Bertemu saudari yang dapat membahagiakan tidak tergantikan dengan hal keduniawian
Ternyata di perjalanan menuju ke lantai 2 MUI pun bertemu saudara yang sudah lama tidak bertemu..hah bahagianya..walau hanya dari jauh dan ia hanya meneriakkan namaku, cukuplah sudah
Berjamaah bersama partner pengajarku..
aku pun melantunkan iqomah sebaik yang aku bisa
Pada saat berdo'a barulah terasa hawa kesejukan menghampiri jiwa membasuh hati..
Butuh kerendahan hati untuk bergerak selaras dengan imam..
menundukkan hati hanya pada Allah Sang Khalik Pencipta

Turun dari masjid bertemu lagi saudara seperjuangan waktu ramadhan..
Hah dia meneriakkan aku..kaos kaki merah..sebab pada harikebetulan aku memakai kaos kaki merah..
Suaranya yang khas sebenarnya sudah mengarahkan aku pada sosok satu orang
Yah ternyata memang ia..senyumnya yang ikhlas dan jabatan tangannya semakin menambahkan indahnya hari itu seperti mengalirkan semangat baru melalu aliran dari tangannya itu
"Taqoballallahu minna wa minkum, katanya.." kujawab "Taqabal ya karim"
Kukenalkan ia pada partnerku..
Lalu kami berpamitan, sebelumnya ia memberitahukan kabar bahagia temanku yang tidak lain temannya juga yang akan melangsungkan pernikahan..
Dia yang dulu katanya mirip dengan diriku akan menikah dengan petinggi organisasi di fakultas
Lalu dia mengucapkan kalimat Arab yang tidak terlalu kudengar dan kumengerti..

Wah alhamdulillah..yah kabar bahagia itu setidaknya membahagiakanku dan meng"awake"ku.
Sadarrr..sadarrrrr...
Ternyata waktu berlalu begitu cepat sekarang umurku sudah 20 tahun..

Setidaknya mendengar kabar ada yang menikah membuatku sadar "tante..sebentar lagi kalau gitu mau nikah dong" aku berbicara dengan diri sendiri
Iyahh..iyahh-Tapi kalau mereka memang dianalisis dari kepribadiannya. Hah dengan alat pengukuran psikologis-MBTI-Iyahh mereka menurutku sudah pantas saudariku dengan inisial S&B itu memang insyaAllah terutama S sudah lebih bagus daripadaku, juga keluarganya dengan latar belakang yang menurutku insyaAllah mendukung pernikahan dini.
Sekilas sih enggak nyangka...tetapi setelah mendalami lebih jauh ternyata memang orangnya "dalem" maksudnya baik pengetahuan maupun hapalan. Yah mereka benar-benar telah mempersiapkan bekal-bekal yang akan digunakan dalam bahtera rumah tangga. Tidak hanya berpikir bahwa dengan menikah akan merasakan manisnya pernikahan saja dengan adanya bimbingan dari suami tercinta sebagai imam keluarga.
Hal yang masih belum kupersiapkan dengan baik..masih ingin memaksimalkan arti hadirku di dalam keluarga yang ketika menikah nanti akan jarang untuk pulang ke rumah..masih suka merenungi diri menjadi seorang yang lebih baik lagi..masih ingin mempelajari banyak hal dari keluargaku yang selama ini mungkin terabaikan. Adikku yang masih lucu-lucu umur 12 tahun, 9 tahun, dan 6 tahun. Wah gak terasa mereka semua sudah besar..Yah perjalanan hidup selama 20 tahun setiap orang berbeda-beda ada yang berhasil mencapai tujuannya lebih cepat dan memaknai perjalanan hidup ini lebih dalam. Ada yang mungkin baru sadar dalam perjalanan karena mungkin tertidur dan merasa tidak mengarahkan perjalanan hidupnya tetapi diarahkan orang lain sehingga tujuan hidupnya belum tercapai hanya mengikuti arah perjalanan orang lain. Termasuk dimanakah kita saat ini?
13.40
Ternyata modulnya gak dikasih di MUI tetapi langsung di masjid Mujahiddin. Wira-wiri dengan partnerku buru-buru "terbang" ke Pesona Kahyangan. Perjalanan ternyata macet oleh..analisisku mal-mal Depok yang bertebaran bak jamur..kami terdiam beberapa lama hingga kemudian membicarakan sosok S lagi, dan membicarakan hal-hal lain seputar spanduk mall..yah pertanyaan yang seharusnya memiliki makna dalam hidup ini tidak hanya omong-omong dan basa-basi..yah aku kurang efektif hari ini''
14.20
Kira-kira...
Kami sudah terlambat dan ternyata ada pesan yang dikirim ke handphoneku bahwa tempat pertemuan berubah ke tempat ini yang seharusnya kalau sudah aku tahu aku tidak usah ke MUI dulu.Sudahlah wong HPku ketinggalan dirumah karena buru-buru diantarkan kakakku.
Modul dilihat partnerku, berbicara

No comments: