Al-Qur`an

Friday, June 08, 2007

Share with other people lower u'r self, so the knowledge will transfer to u
Perbincangan saya dengan beberapa orang:
Pertama
^Edith keren yah yang adzan itu...
*Emang kenapa?
^Iya orangnya itu-itu juga tiap kali mau shalat
*Iya yah?
^Heeh suaranya sama gitu
*Baru ngeh, oh iya yang subuh itu kan dizikirnya yang aneh itu..?
^Oh iya ya cepet dzikirnya
Saat itu saya baru sadar bahwa yang adzan di kost-an adalah orang yang sama, padahal saya tiap hari mendengarnya, tetapi yang sadar adalah teman saya itu..lalu saya mendengar tetapi tidak mendengar?
Kedua
^Edith coba deh ulang salamannya (abis shalat)
*Iya..(lalu kami salaman lagi)
^Ih kenapa sih kalau salaman itu kaya begini (maksudnya hanya menyentuh antara kepala atas dengan kepala atas)
*Iya aneh ya
^Kalo kaya gitu mah mendingan salaman tangan aja, soalnya tanggung
*Kok?
^Kayanya aneh aja kok cuma antara jidat dengan jidat, bukan antara pipi dengan pipi (red:cipika-cipiki)
*Tapi kan kalo diArab juga kaya begitu jadi lebih akrab
^Iya kan antara pipi dengan pipi, kalo dengan jidat mendingan gak usah. Sekarang juga orang-orang banyak yang begitu..
*Iya sih, coba deh kita ulang lagi (pake cipika-cipiki)
^Nah kan lebih enak, akrab, sebenarnya hal ini sudah lama mengganjal dan malah banyak orang yang melakukan salam model begini
*Iya sih kaya gak niat, dan malah udah jadi kebiasaan
Saat itu juga saya sadar saya elakukan kebiasaan yang sebenarnya salah karena sesuatu hal dan yang lain kadang salamnya hanya antara kepala dengan kepala sehingga attachment yang terbentuk kurang dan aneh kalau diperhatikan. Karena hal ini sering saya lakukan saya tidak menyadari bahwa kebiasaan ini salah. Melakukan tapi tidak menyadari..
Ada hal-hal yang kita perceived tidak sama antara diri kita dengan orang lain, karena itu kita perlu untuk disadarkan oleh adanya orang lain

Note:^= teman
*= Edith

No comments: