Al-Qur`an

Saturday, May 28, 2011

Kutipan

Kutipan kata dari Slamet Iman Santoso seorang tokoh pendiri psikologi di Indonesia:
”Ciri orang pandai, hal yang ruwet bisa disederhanakan,
sebaliknya orang bodoh akan meruwetkan soal sederhana.”

Pesan dari beliau:
"Jadi orang itu harus pintar dan jujur.
Orang pintar tetapi tidak jujur akan jadi penipu;
orang jujur yang tidak pintar selalu ditipu;
sedangkan orang bodoh dan tidak jujur paling-paling jadi maling ayam yang tertangkap pula".

Beliau konsekwen dalam kejujurannya, dan mendidik orang lain untuk berbuat demikian. Kepada mahasiswa (banyak diantaranya kemudian jadi menteri) yang berdemo berantas korupsi tahun 1974 beliau berpesan demikian: Saya setuju saudara
berantas korupsi. Tapi saudara sendiri bagaimana. Saya tahu saudara menyontek di ujian. Ketahuilah bahwa itu menandakan saudara tidak jujur.Saudara nanti jadi orang dan pemimpin yang penuh dengan godaan.Kalau saudara sudah nyontek sekarang, saya
sangsikan kalau saudara setelah jadi pejabat tidak mencuri uang negara. Camkanlah.

Keberhasilannya pendidikan anak-anakmya melalui peran wanita yang dinikahinya: almarhumah Suprapti Sutejo (meninggal pada November 1983).
Menurut beliau:
"Kunci keberhasilan pendidikan anak terletak di tangan isteri atau ibu,
karena dialah yang mengatur urusan rumah tangga. Jaman sekarang banyak wanita bekerja dan menelantarkan kewajibannya mengurus anak, hasilnya, ya, kondisi pendidikan anak-anak seperti sekarang, "

Hal-hal itulah yang membekas di diri saya setelah membaca profil beliau Prof. Dr. Slamet Iman Santoso yang telah malang melintang di dunia kedokteran, psikologi, dan pendidikan..

Profil:
Nama: Prof. Dr. Slamet Iman Santoso
Tempat/Tgl.Lahir: Wonosobo, Jawa Tengah, 7 September
1907
Agama: Islam
Pendidikan: Europeesche Lagere School (ELS) dan
Hollandsch Inlandsche School (HIS), Magelang
(1912-1920); Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO),
Magelang (1920-1923); MAS-B, Yogyakarta (1923-1926);
Indische Arts, Stovia (1926-1932); Geneeskunde School
of Arts, Batavia Sentrum (1932-1934).

Karya Tulis: Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan,
Sinar Hudaya, Jakarta (1977); The Social Background
For Psychotheraphy in Indonesia; Psychiatry dan
Masyarakat; Kesejahteraan Jiwa; School Health in the
Community; Sekolah Sebagai Sumber Penyakit atau Sumber
Kesehatan; Dasar Stadium Generale, Pendidikan
Universitas Atas Dasar Teknik dan Keilmuwan,
Dasar-dasar Pokok Pendidikan.

Karir: Pendiri Fakultas Psikologi, Universitas
Indonesia (1953-1972); Pembantu Rektor Bidang
Akademis, Universitas Indonesia (1962-1972); Guru
Besar Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi,
Universitas Indonesia (1950-1953); Dosen Lemhannas;
Dewan Kurator Universitas Mercu Buana.

Bintang Jasa: Mahaputra Utama (III) pada tanggal 19
Mei 1973.


Sumber:
http://ilmupsikologi.wordpress.com/2009/12/16/slamet-iman-santoso-1907-2004-bapak-psikologi-indonesia/
http://sejarahkita.blogspot.com/2009/09/prof-slamet-iman-santoso.html
http://www.apakabar.ws/forums/viewtopic.php?f=1&t=21134

No comments: