Al-Qur`an

Thursday, July 24, 2014


Beban


Pada suatu saat ketika kita berkunjung ke tempat yang memiliki fasilitas lengkap di dalamnya, kita merasa begitu nyaman didalamnya dan menginginkan fasilitas yang sama seperti tempat yang dikunjungi tersebut. Lengkap, segala sesuatu kita hanya perlu untuk mengambilnya di ruangan tersebut. Kesan yang ditampilkan pun, ruangan tersebut memang nyaman dan membuat penghuninya betah untuk berlama-lama didalamnya. 
Dilain tempat terdapat sebuah ruang dengan fasilitas seadanya, penghuninya hanya mengisi ruangan tersebut dengan benda-benda yang memang sangat dibutuhkan, dan mau tidak mau tidak tergantikan dengan benda yang lain. Kesan yang ditampilkan ruangan tersebut sederhana, dan tidak senyaman dengan ruangan yang sudah memiliki fasilitas lengkap. Sehingga penghuninya pun betah atau tidak betah, tetap mempertahankan agar suasana menjadi betah walau kadang mungkin kenyataannya tidak selalu seperti itu. Kesan yang ditampilkan pun mungkin tidak sebaik dengan hunian yang sudah memiliki fasilitas lengkap.
Lalu kemudian pada situasi yang lain ketika kita akan berpindah dari satu hunian ke hunian yang lain. Barulah kenyataan yang dihadapi berbeda dari contoh situasi sebelumnya. Terbayanglah benda-benda yang akan dibawa untuk kemudian menuju tempat hunian baru. Pada tempat yang memiliki fasilitas lengkap, barulah terasa kemudian beban yang dibawanya menjadi lebih berat. Dibutuhkan tenaga dan usaha yang lebih besar dibandingkan dengan tempat pada contoh kedua yang lebih sederhana dibandingkan pertama. Kenyamanan di satu saat, menjadi beban di saat yang lain. Ketidaknyamanan di suatu saat menjadi keringanan di saat yang lain. Beban itu terwujudkan dalam bentuk barang-barang yang harus ditransportasikan, dalam contoh situasi ini. Sebuah analogi kehidupan di rumah.

No comments: