Al-Qur`an

Wednesday, July 30, 2014

Konfrontasi 

Kenapa kita memikirkan suatu masalah sebagai suatu masalah. Tiap orang memiliki masalah yang berbeda-beda tergantung pandangan dan anggapan, mengenai kriteria apa suatu hal patut disebut sebagai masalah. Apa yang kita pikirkan merupakan masalah untuk kita, bagi orang lain hal tersebut tidaklah merupakan masalah untuk kita. Subjektivitas. Sesuatu hal yang bagi satu orang dapat membuatnya merasa terbebani, di lain pihak hal itu merupakan masalah yang biasa-biasa saja. Sebenarnya kerugian apakah yang kita rasakan dari masalah tersebut, apakah kerugian tersebut juga merupakan benar-benar sebuah masalah yang perlu dipermasalahkan, atau merupakan hal yang biasa-biasa saja, dan bahkan kerugiannya pun minimal. Kehilangan fungsi apakah kita dengan adanya masalah tersebut, atau bahkan sebenarnya kita kehilangan fungsi yang minimal, atau bahkan kita masih bisa menjalankan fungsi yang normal dengan adanya masalah tersebut.
Kadangkala kita perlu dikonfrontasikan diri kita terlebih dahulu dengan masalah yang dihadapi sebelum akhirnya dikonfrontasikan dengan orang lain, atau orang yang lebih ahli dan paham dalam masalah tersebut. Kenapa kita memikirkan masalah tersebut sebagai suatu masalah, atau sebenarnya masalah tersebut sebenarnya ada pada diri kita, sebagai orang yang merasa memiliki masalah tersebut, yang sebenarnya belum tentu hal itu merupakan benar-benar merupakan masalah untuk kita. 
Dapatkan masalah dapat disebut sebagai suatu kebalikannnya yaitu kebaikan, atau manfaat bagi yang menghadapinya. Suatu mekanisme yang kadang tidak dapat dipahami bagi orang yang menghadapinya. Apakah masalah itu di suatu tempat dan budaya yang berbeda, dapat dianggap bukanlah masalah. Lalu, suatu hal yang dianggap bukanlah masalah, di suatu tempat dan budaya yang berbeda dapatlah diagggap sebagai suatu masalah.

No comments: